Mengenal Yaqut Lebih Dalam

Dikutip dari buku referensi terbaik agama Islam, Yaqut adalah seorang ulama dengan beberapa karya penting dan sangat berguna dalam Islam. Al-Hamawi memang tidak dikenal dalam cabang-cabang ilmu dasar seperti fiqh atau hadits, tetapi ia memiliki banyak tulisan di bidang geografi dan sejarah.

Melalui bukunya, Al-Hamawi mengumpulkan berbagai data terkait dunia geografis wilayah Islam serta sejarah kehidupan ulama. Buku-bukunya hingga saat ini tetap menjadi rujukan penting ketika mencari detail tentang tempat atau daerah yang disebutkan dalam karya klasik para sarjana klasik.

Nama aslinya Yaqut Ibn Abdullah Ar-Rumi Al-Hamawi Al-Baghdadi, awalnya masih muda. Nama Yaqut sendiri merupakan nama salah satu jenis batu seperti Zabarjud, Fairuz dan Kafur. Nama ini sering diberikan kepada anak laki-laki. Ia sebenarnya mengganti namanya menjadi Ya’qub, namun nama Yaqut masih diasosiasikan hingga saat ini.

Yaqut berasal dari tanah Romawi atau Bizantium, kemudian dibeli oleh seorang pedagang dan dibawa ke Hamawi. Lahir pada tahun 574 H / 1178 M, dibeli oleh militer dan juga oleh pedagang. Sejak kecil ia rajin belajar dan membaca, hingga remaja ia diangkat menjadi sekretaris oleh pemiliknya.

Setelah dewasa, Al-Hamawi dibebaskan di usia 21 tahun. Al-hamawi terus mencari ilmu dengan tekun. Dia belajar linguistik di seorang sarjana Nahwu yang hebat, Al-‘Ubburi. Sejak masih menjadi sekretaris pemiliknya hingga kemerdekaan, Yaqut Al-Hamawi melakukan perjalanan jauh dari berbagai negara ke negara lain, sehingga tidak mengherankan jika ia melakukan perjalanan ke banyak wilayah Islam sepanjang hidupnya.

Al-hamawi, baik dalam perjalanannya sebagai pedagang maupun dalam mengejar ilmu, telah menginjakkan kaki di berbagai daerah mulai dari India, Persia, Hijaz, Syria, Mesir hingga Eropa Timur. Inilah yang kemudian menjadi sumber penglihatan georfiknya. Al-Hamawi meninggalkan tulisan di berbagai bidang seperti bahasa, sastra, sejarah, silsilah, biografi dan geografi.

Di antara karyanya yang populer adalah buku Mu’jam Al-Udaba ‘dan Akhbar An-Nahwiyin yang membahas biografi banyak ulama sebelumnya. Karyanya yang terpenting adalah kitab Mu’jam Al-Buldan yang merupakan ensiklopedia dengan berbagai nama tempat dan wilayah Islam. Buku ini telah menjadi rujukan penting dalam berbagai kajian ilmiah hingga saat ini.

Biografi Yaqut Al-Hamawi secara utuh dapat ditemukan dalam disertasi penelitian di Jami’atun Najah Al-Wathaniyah Palestina yang berjudul Yaqut Al-Hamawi Wa Kitabihi Mu’jam Al-Buldan, Dirasah Tarikhiyah.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *