Mana yang Lebih Penting Saat Bekerja: Hard Skill atau Soft Skill?

Dalam memasuki dunia kerja pastinya banyak terjadi perubahan dibandingkan dengan dunia pendidikan, termasuk hal yang dibutuhkan dan dipersiapkan dalam bekerja juga berbeda dengan denuia pendidikan. Misalnya, jika dalam jenjang pendidikan kamu harus dituntut untuk memiliki nilai akademis yang tinggi, dalam dunia kerja kamu tidak hanya dituntut hal tersebut. melainkan, kamu juga harus memiliki kepribadian yang baik juga karena kemampuan ini dapat bepengaruh terhadap kesuksesan kamu nantinya. Kepribadian inilah yang biasanya disebut dengan soft skill.

Bagi kalian yang sudah berada di lingkungan kerja, tentu sudah tidak asing dengan kata hard skill dan soft skill. Mengapa demikian? Karena kedua kemampuan ini harus seimbang bagi kalian para pekerja. Nilai akademis yang tinggi saja tidak terlalu berguna jika kamu tidak memiliki dan belajar soft skill yang baik. Bahkan, banyak perusahaan saat ini yang lebih mementingkan soft skill dibandingkan dengan pengalaman. Sebelum mengenal lebih jauh terhadap hard skill dan soft skill, simak pengertian dari keduanya berikut ini.

Hard skill merupakan suatu kemampuan akademis yang dapat dilihat, diukur, dan dilatih dengan mudah. Bagi kalian yang melamar pekerjaan, hard skill sangat dibutuhkan untuk mengisi jabatan berdasarkan posisi yang dibutuhkan saat melamar. Kemampuan ini merupakan kemampuan spesifik yang harus kalian miliki ketika ingin bergabung di dunia kerja. Untuk mendapatkan kemampuan ini dapat dilatih dengan mudah, seperti mengikuti pelatihan, seminar, edukasi formal, workshop, kursus, dan lain-lain. Semakin banyak hard skill yang kamu dapatkan, maka semakin banyak peluang juga untuk kamu diterima di sebuah perusahaan.

Berbeda dengan hard skill, soft skill merupakan suatu kemampuan yang tidak dapat diukur dan dilatih secara mudah. Kemampuan ini dapat dilihat dari sikap atau sifat kepribadian seseorang dalam dunia kerja di kesehariannya, seperti attitude, kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dan lain-lain. Dapat dikatakan bahwa soft skill merupakan kepribadian seseorang yang sudah melekat sejak lahir. Untuk melatihnya pun tidak semudah melatih hard skill yang bisa dilatih melalui kursus, acara seminar, dan lain-lain. Melatih soft skill bisa melalui kebiasaan sehari-harinya, seperti sering berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang sekitar, dan lain-lain.

Nah, itu tadi penjelasan singkat mengenai hard skill dan soft skill. Jadi, keduanya sama-sama penting ya. So, kamu harus persiapkan hard skill dan soft skill sebelum memasuki dunia kerja.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *