Pengertian Hipermagnesemia dan Penyebabnya

Pernakah kamu mendengar tentang hipermagnesemia sebelumnya? Pernyakit seperti apakah itu? Pengertian hipermagnesemia menurut alodokter adalah kondisi medis yang muncul ketika kadar magnesium dalam darah terlalu tinggi. Ini tergolong salah satu penyakit yang jarang terjadi. Penyakit ini biasanya terjadi karena ginjal tidak mampu membuang magnesium yang berlebih dalam darah hingga menyebabkan tubuh mengalami kelebihan magnsium atau yang disebut dengan hipermagnesemia. Dilansir dari halodoc.com pengertian hipermagnesemia adalah kondisi medis ketika tubuh memiliki kadar magnesium yang terlalu tinggi dalam darah. penyebab utama penyakit ini adalah kerusakan ginjal atau gagal ginjal yang terjadi pada tubuh. Lalu apa saja penyebab dan gejala yang akan dialami oleh penderita penyakit ini? 

Sebagian besar hipermagnesemia disebabkan karena penyakit gagal ginjal. Terutama saat penderita gagal ginjal mengonsumsi obat atau suplemen yang mengandung magnesium, seperti obat maag jenis antasida atau obat pencahar. Penderita penyakit jantung dan gangguan pencernaan juga berisiko menderita hipermagnesemia. Ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan hipermagnesemia di antaranya adalah luka bakar, hipotiroidisme, penyakit addison, depresi atau milk alkali syndrome. Milk alkali syndrome adalah kondisi di mana kadar kalsium tinggi dalam darah akibat dari asupan kalsium yang berlebihan. 

Lalu apa saja gejalanya? Gejala penyakit ini seringkali tidak dirasakan ketika kadar magnesium masih berada sedikit di atas normal. Penyakit ini baru akan menimbulkan gejala ketika kadar magnesium dalam darah meningkat. Gejala yang dapat dirasakan antara lain adalah wajah memerah, sakit kepala, diare, lesu, mual dan muntah, pingsan, refleks jadi lambat, otot lemah atau lumpuh dan tekanan darah rendah. Terdapat faktor risiko yang meningkatkan seseorang berisiko menderita penyakit ini, yaitu malnutrisi dan minum alkohol berlebihan dapat menjadi faktor risiko dari penyakit ini pada orang dengan penyakit ginjal kronis. Beberapa kondisi lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ini antara lain adalah ibu hamil dengan preeklamsia yang mendapat terapi magnesium dosis tinggi, penggunaan obat laksatif dan antasida, serta familial hypocalciuric hypercalcemia.berbagai kondisi tersebut umumnya menyebabkan hipermagnesemia ringan hingga sedang, tidak seberat yang disebabkan oleh gagal ginjal. 

Bagaimana dengan pengobatannya? Pengobatan hipermagnesemia disesuaikan dengan penyebabnya. Contohnya seperti dokter akan menyarankan untuk mengonsumsi obat diuretik. Diuretik adalah obat yang berfungsi untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine. Jumlah gara, terutapa natrium diserap kembali oleh ginjal akan dikurangi. Diuretik bertujuan untuk mengingkatkan produksi urine sehingga magnesium banyak terbuang. Infus cairan gara dapat diberikan untuk mencegah terjadinya dehidrasi akibat meningkatnya produksi urine. Pengobatan utama hipermagnesemia menurut halodoc adalah menghentikan asupan magnesium agar tidak semakin menumpuk dalam darah. selain, pemberian suplementasi kalsium melalui infus dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi pernapasan. 

Selain itu kamu juga dapat melakukan pencegahan pada penyakit ini dengan menghindari obat yang mengandung magnesium jika ginjal kamu bermasalah. Namun, jika memang diperlukan untuk mengonsumsi obat yang mengandung magnesium, kamu dapat mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter apakah ada alternatif obat yang bisa dikonsumsi atau meminta obat dengan dosis yang lebih rendah. Dengan mengihindari penyebabnya, kamu dapat terhindar dari penyakit ini.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini seperti pengertian hipermaginesemia dan penyebabnya serta pengobatannya. Jangan anggap remeh penyakit ini karena dapat menyebabkan komplikasi seperti penurunan kesadaran, gagal jantung, koma hingga kematian.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *