Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu Ciamis

Berikut ini empat objek wisata baru di Kabupaten Ciamis yang memanfaatkan alam pegunungan dan kini tengah ramai dikunjungi wisatawan. Obyek wisata ini berada di Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Wisata Obwis ini menawarkan panorama alam yang begitu menakjubkan. Jika anda berada di sana, pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan gunung yang ada di sekeliling area dan juga bisa menikmati indahnya pemandangan Situ Lengkong Panjalu dari atas bukit. Meski wilayah Pangandaran yang dikenal dengan keindahan wisata pantainya sudah berpisah dengan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, setelah pada tahun 2012 lalu ditetapkan menjadi daerah otonom baru (DOB), namun tak membuat Kabupaten Ciamis kehilangan destinasi wisata unggulannya. Justru kini bermunculan objek wisata baru yang dikelola oleh pihak swasta maupun masyarakat. Juga berbenahnya sejumlah objek wisata yang dikelola oleh pemerintah daerah. Namun, setelah Pangandaran berpisah, Ciamis memang tak lagi memiliki objek wisata pantai. Namun begitu, dengan memanfaatkan alam pegunungan dan peninggalan sejarah yang dikemas menjadi objek wisata, ternyata tak kalah bagusnya. Terlebih, wisata alam pegunungan kini tengah ngehits di beberapa daerah di Indonesia. Ditambah Ciamis memiliki peninggalan sejarah Kerajaan Galuh yang bisa menjadi nilai tambah untuk menarik wisatawan.

Salah satu arena bermain utama pada Wahana Tirta Pasir Raya Panjalu ialah kolam renang. akan tetapi uniknya lagi, arena kolam renang tersebut berada di atas perbukitan dengan udara sejuk dan juga air yang cukup dingin. Fasilitas kolam renangnya ini pun cukup lengkap dengan disediakannya untuk arena kolam anak-anak, remaja sampai dengan dewasa. Tidak hanya kolam renang saja, di obwis ini juga sudah dilengkapi fasilitas sirkuit grasstrack, motocross, flying fox, area parkir yang luas, food court dan photo spot (lokasi berfoto) untuk area selfi. Sedangkan untuk tarif yang dikenakan untuk masuk ke obwis ini sebesar Rp. 15 ribu per orang. Objek wisata ini berada di kaki gunung sawal atau tepatnya di Desa Sukahurip, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Obwis ini dinamai Air Terjun Salosin, karena jumlah air terjunnya sebanyak 12. Salosin diambil dari bahasa Sunda yang artinya berjumlah 12. Begitupun Curug yang artinya air terjun. Itu sebabnya masyarakat sekitar menyebutnya Curug Salosin. Menariknya, sumber mata air di Air Terjun ini berasal dari celah-celah bebatuan besar. Keunikan air yang keluar pada celah – celah batu tentu akan mengingatkan kita pada riwayat air zam-zam di Mekah. Air terjun seperti ini jarang ditemui di tempat lain. Meski kaki gunung sawal terdapat banyak air terjun, hanya di Curug Salosin saja yang sumber mata airnya keluar dari bebatuan besar.

Lokasi ini berada di Desa Tenggerharja, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Objek wisata yang satu ini menawarkan keindahan panorama alam, kesejukan alam dan segarnya udara alam pegunungan. Jika Anda berkunjung ke sana, bisa menikmati suasana danau dengan ragam fasilitas yang disediakan. Mulai dari food court, taman bunga, foto spot untuk selfi, camping area, perahu cano dan banyak lagi fasilitas lainnya. Anda yang suka camping atau berkemah sangat cocok datang ke objek wisata ini. Karena di area wisata ini tersedia lahan camping area atau camping ground. Apabila Anda merasa ribet membawa peralatan kemah, tak perlu khawatir. Karena pihak pengelola menyewakan alat-alat berkemah. Akan tetapi, apabila Anda tak suka berkemah, juga tak perlu khawatir. Karena di kawasan objek wisata itu terdapat penginapan sederhana. Selain itu, Curug Salosin yang berada di kawasan Gunung Bengkok yang posisinya berada di kaki Gunung Sawal ini, dikisahkan memiliki sejarah kepurbakalaan, yakni sebuah kawah purba yang lenyap oleh proses alam. Gunung Bengkok juga diabadikan pada logo Kabupaten Ciamis. Objek wisata ini baru dibuka pada April tahun 2018 lalu.

Setelah resmi dibuka untuk umum menjadi objek wisata, angka kunjungan wisatawan ke objek wisata Sungai Cireong naik signifikan. Bahkan, apabila di hari libur panjang, bisa mencapai 500 sampai 1000 pengunjung per hari. Di area wisata ini pun terdapat sejumlah warung yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Bahkan, banyak pengunjung yang membawa bahan-bahan makanan ke lokasi wisata untuk dimasak dengan hidangan nasi liwet. Setelah selesai berenang, lalu makan nasi liwet sambil menikmati panorama alam yang sejuk dan asri, tentunya akan berlipat kenikmatannya. Sementara itu, setelah menggeliatnya objek wisata alam di Kabupaten Ciamis, yang makin ramai dikunjungi wisatawan, membuat Dinas Pariwisata (Dispar) setempat jadi tergerak untuk ikut melakukan terobosan. Potensi alam pegunungan di Kabupaten Ciamis, khususnya di kawasan Gunung Sawal yang merupakan salah satu pegunungan terbesar di Jawa Barat ini, banyak keunikannya dan bisa disulap menjadi objek wisata andalan apabila dikemas dengan baik. Objek wisata ini berada di Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Awalnya, aliran sungai yang airnya bening dan bersumber dari pegunungan Gunung Sawal ini, hanya sebagai tempat bermain anak-anak sekitar untuk berenang. Namun, lambat laun warga yang berkunjung ke tempat itu semakin banyak. Tak hanya warga sekitar, tetapi juga warga dari luar wilayah Desa Sukaresik. Ketika wisatawan semakin ramai, pemerintah desa setempat bersama masyarakat kemudian mengemas aliran sungai yang cocok untuk berenang itu dijadikan objek wisata. Sarana pendukung seperti pelampung, ban dan fasilitas lainnya disediakan oleh pihak pengelola untuk kenyamanan dan keselamatan pengunjung saat berenang. Dan objek wisata ini kemudian dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *