Mengapa nyamuk tertarik dengan bau keringat manusia?

Hasil gambar untuk nyamuk di keringat

Kita sering mendengar kata-kata yang menggantung pakaian yang bisa menarik kedatangan nyamuk. Disebutkan, karena nyamuk tertarik dengan bau keringat manusia. Bagaimana bisa?

Namun kenyataannya cukup sulit untuk menarik nyamuk. Ini dijelaskan oleh Matthew DeGennaro, seorang ahli genetika dan dosen nyamuk di Florida International University. Nyamuk lebih tertarik pada karbon dioksida daripada dibuang oleh makhluk hidup lainnya, atmosfer yang hangat, bau badan kecil atau keringat dan banyak unsur lainnya.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Current Bioology, Drs. DeGennaro dan rekan-rekannya mencatat bahwa ada reseptor antena pada nyamuk yang membantu menemukan asam laktat, zat yang ditemukan dalam keringat manusia yang sangat populer dengan serangga. Mereka menyebut reseptor ini Ir8a.

Masalah asam laktat dalam keringat manusia dapat menarik nyamuk, bahkan telah dikenal selama beberapa dekade, tetapi cara nyamuk mengenalinya tidak diketahui. Mereka juga menemukan sesuatu yang lain. Bahkan jika reseptornya rusak atau hancur, nyamuk masih dapat menemukan orang melalui napas mereka.

“Penyakit seperti Zika, Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria disebarkan oleh nyamuk, dan tujuan kesehatan global adalah untuk mengurangi kejadiannya,” kata Dr DeGennaro, dikutip oleh The New York Times.

Dia dan peneliti lain berharap dapat menemukan lebih banyak hal yang dapat menarik nyamuk untuk menciptakan “perangkap nyamuk” dan membunuh larva mereka. Ini karena penggunaan insektisida membuat nyamuk lebih tahan.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *